Cerita Ibuku Itu…
Maaf, pembaca yang bidiman, ini cerita tentang saya. disampaikan oleh ibuku tercinta.
Seperti biasa, saya saat itu sedang bantu Ibu di pasar. dan seperti biasanya saya mendengar beberapa ibu2 dan para istri berbicara mengenai keluarganya. Misalkan ketidaksukaan para istri soal suaminya yang perokok, kebandelan anaknya, dll. Mungkin saya salah satu dari sekian banyak pemuda yang sering mendengar permasalahan2 seperti ini.
suatu waktu, seorang Ibu bervcerita pada Ibu saya bahwa anak bayinya, rasanya, ada masalah dalam perkebangan kesehatannya. dia takut. Tapi ib uku mensarankan ke dia untuk selalu intensif berkunjung ke puskesmas atau dokter. tapi ibuku juga berbicara ke dia tentang pentingnya asupan makanan si bayi.
Di sela pembicaraan, Ibuku bercerita tentang saya. Kata beliau, ketika Ibu saya mengandung saya sampai umur akhir balita, kondisi ekonomi keluarga saya waktu itu adalah bisa dibilang sangat memprihatinkan. Asupan gizi yang ibu konsumsi sangat kurang ketika Ibu mengandungku, juga waktu bayi smapai akhir balita saya.
Ibuku berkata, "Awakmu iku ajaib lho Tir. Pas meteng sampe balita penggaweane ibukmu ambek bapakmu iku pas angel-angele. Duwik pas-pasan. Wis pokoke melas dibandingno ambe metenge masmu ambe metenge adikmu. Awakmu iku nggak tau diombeni susu sing macem-mecem, mek susu ASI tok. Panganan yo sak onoke. Tapi ajaibe, waktu iku awakmu iku sak duluran paling lemu dewe, paling seger dewe."
(Kamu itu ajaib lho Tir. Waktu mengandung kamu sampai balita, pekerjaan ibumu dan bapakmu itu pas sulit-sulitnya. Uang pas-pasan. Udah, pokonya paling kasihan dibandingkan dengan pas mengandung kakak kamu atau adik kamu. Kamu itu nggak pernah diminumi susu yang macam2, cuma ASI tok. Makanan ya seadanya. tetapi ajaibnya, kamu itu dibandingkan dengan saudaramu yang lain paling gemuk dan paling seger)
Saya nggak akan memperhatikan kenapa saya kok gemuyk, cz itu di luar keilmuan saya. tapi yang saya hampir menangis ketika merenungkannya adalah kondisi ekonomi keluarga saya waktu ityu, dan semangt ibu saya ketika mengasuh saya.
Duhai Ya Allah, kasiihilah kedua orang tua saya, sayangi mereka, bimbing mereka Ya Allah,. Kumpulkan kami ke dalam surgamu Ya Allah…..